Memiliki nama lengkap Myriam P Sarachik, ia merupakan seorang ilmuwan fisika wanita yang menjabat presiden American Physical Society. Ia dilahirkan di kota Antwerp Belgia pada tahun 1933. Myriam mengikuti sekolah dasar di Antwerp dan Havana, Kuba. Ia dan keluarganya melarikan diri dari negerinya Belgia yang telah diduduki oleh Nazi, mereka dipenjara di Perancis tapi berhasil meloloskan diri ke Cuba.
Perang dunia II telah menguatkan tekadnya untuk menjadi wanita yang tidak buta oleh ilmu pengetahuan dan teknologi. Pada tahun 1947, Myriam hijrah ke Amerika Serikat melanjutkan sekolah menengah atas di Bronx High School of Science New York. Setelah lulus ia melanjutkan kuliah fisika di Barnard College ia lulus dengan prestasi cum laude pada tahun 1954. Setelah itu ia melanjutkan ke Columbia University mengambil Master of Science (lulus 1957) dan Ph.D (lulus 1960) dimana setahun sebelum mengambil master ia bekerja di Laboratorium IBM Waston, kemudian pada malam harinya ia mengajar di CCNY (City College of New York) selain itu ia juga salah satu staf teknik Bell Telephone Laboratories di Muraay Hill, New Jersey. Ia merupakan sosok wanita pekerja keras, patang menyerah dan memiliki dedikasi tinggi terhadap ilmu pengetahuan.
Pada September 1964 ia terpilih sebagai asisten profesor di CCNY kemudian pada tahun 1971 ia diangkat menjadi profesor. Ia bekerja sebagai pengajar ekskutif program Ph.D di Universitas CUNY (City University of New York ) dari tahun 1975 sampai 1978.
Myriam P Sarachik merupakan sosok wanita langka, masa kecilnya dilalui dengan suasana perang, tidak membuat ia kehilangan semangat akan masa depannya, ia seorang mahasiswi yang tekun, hingga saat ini ia aktif dalam berbagai kegiatan penelitian, mengajar dan organisasi. Sebagai seorang ilmuwan, ia akif melakukan penelitian dibidang fisika zat padat, ia telah menerbitkan hampir 150 jurnal ilmiah dan telah memberikan sumbangan penting dalam berbagai jenis bidang seperti superkonduktivitas, transisi logam-isolator dalam sistem dua tiga dimensi dan resonansi magnetisasi.
Ibu satu orang anak ini mengabdikan diri sepenuhnya pada ilmu pengetahuan khususnya fisika, tidak diragukan lagi beberapa penghargaan berhasil diraihnya. Pada tahun 1995 ia menerima New York City Mayor’s Award untuk bidang ilmu pengetahuan dan tekhnlogi, kemudian pada tahun 2004 ia menerima dana Sloan Public Service Award, selain itu, pada tahun 2005 ia juga menerima dua penghargaan paling bergengsi yaitu L’Oreal UNESCO (diberikan untuk wanita yang berpengaruh dalam ilmu pengetahuan) dan Oliver Buckley untuk penghargaan fisika zat padat oleh American Physical Society. Benar-benar sosok wanita yag mengagumkan dengan seabrek aktivitas sebagai peneliti, pengajar maupun dewan penasehat dalam berbagai organisasi ilmu pengetahuan dunia seperti National Academy of Sciences, American Academy of Arts and Sciences, American Physical Society, New York Academy of Sciences, American Association for the Advancement of Science.
Pada tahun 2006 Myriam P Sarachik menerima penghargaan Doctor kehormatan ilmu pengetahuan oleh Amherst College, Amerika Serikat. Ia merupakan seorang wanita yang layak untuk dicontoh oleh wanita saat ini, baik itu semangat, usaha, kerja keras maupun pengabdiannya pada ilmu pengetahuan untuk kepentingan umat manusia.
Patmah Fatoni
Mahasiswi Magister TSU,
Tula – Rusia